Parkir Liar di Depan RSUD Ciawi Dipungut Oknum Dishub

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi
Parkir liar di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, Kabupaten Bogor, dikeluhkan warga. Sebab, keberadaan kendaraan yang didominasi roda empat itu, menjadi salah satu penyumbang kemacetan di Jalur Ciawi-Gadog tersebut.

Andriansyah, salah seorang warga Ciawi mengaku kesal dengan seringnya macet yang diakibatkan marak kendaraan roda empat parkir di depan RSUD Ciawi. “Semenjak ada parkir liar, hampir setiap hari depan RSUD Ciawi macet,” ungkapnya kepada wartawan.

Harusnya, kata Andriansyah, di lokasi itu tidak boleh ada parkir kendaraan, baik roda dua maupun empat. Karena, tidak hanya menjadi sumber kemacetan, keberadaan parkir liar itu pun membahayakan para pengguna jalan. “Bagaimana tidak bahaya, kendaraan roda empat yang parkir di depan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor itu, berada di jalan raya,” jelasnya.

Padahal, lanjutnya, selama ini untuk kenyamanan pemilik kendaraan, didalam rumah sakit sudah disiapkan lahan parkir luas. Selain itu juga, pihak rumah sakit sudah bekerjasama dengan pihak ketiga untuk persoalan parkir. “Sudah tahu didalam juga ada lahan parkir, malah disuruh parkir di jalan. Saya harap ada tindakan tegas dari Pemkab Bogor terkait parkir liar tersebut, karena sangat mengganggu sekali,” tegas Andriansyah.

Sementara, Ceme, panggilan kepada salah seorang juru parkir liar di depan RSUD Ciawi mengungkapkan, dirinya bekerja di lokasi parkiran depan rumah sakit, tidak gratis.

Ia menyatakan, setiap hari untuk parkir di bahu jalan harus setor ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor sebesar Rp25.000. “Ini kan parkir di jalan, jadi kewenangan Dishub. Makanya saya setor setiap hari ke petugas Dishub,” akunya. Setiap hari, Ceme bisa mendapatkan uang parkir liar mulai dari 75 ribu sampai 100 ribu, tergantung kondisi kendaraan yang parkir di bahu jalan tersebut.

** Dede Suhendar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here