Bogor Belum ‘New Normal’, Harmonisasi dengan Jakarta

0
55

Bogor | Jurnal Inspirasi
Jika DKI Jakarta memutuskan memberlakukan PSBB Transisional, maka Bogor menerapkan PSBB Proporsional. Upaya ini berdasarkan kebutuhan daerah, dan Jakarta mesti harmonis dengan Bogor dalam memutus penyebaran Covid-19. “Apalah artinya jika ada yang longgar dan ketat. Harmonisasi dengan Jakarta diperlukan untuk daerah Bodebek,” ujar Bupati Ade Yasin saat Ngariungonline bersama Walikota Bima Arya, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto dengan moderator mantan Pemred Jurnal Bogor, Alfian Mujani, Kamis (4/6) malam.

Ade Yasin sendiri mengaku kesulitan menghalau penyebaran virus Corona karena luas wilayah bumi Tegar Beriman dan jumlah penduduk yang banyak. “Dijaga di Timur muncul di Barat, juga sebaliknya,” kata dia.

Namun pada masa pemberlakukan kembali PSBB, Pemkab akan mengedukasi masyarakat dengan pembiasaan hidup sehat. Langkah ini dinilai akan efektif karena menyasar prilaku dan kesadaran masyarakat agar Kabupaten Bogor terbebas dari Covid-19. “Kami akan lakukan pembatasan mobilitas penduduk, sekoolah belum di kelas dan melakukan deteksi dini,” jelasnya.

Walikota Bima Arya juga mengungkapkan, Kota Bogor yang memberlakukan PSBB Proporsional tetap mengacu pada protocol kesehatan sehingga masyarakat diminta tetap memakai masker, jaga jarak dan senantiasa mencuci tangan. “Mesti dilakukan penguatan lingkungan tingkat bawah,” kata dia.

** Asep Saepudin Sayyev

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here