Baru Dibangun, Jalan Desa Banyuresmi Rusak Lagi

0

Cigudeg l Jurnal Inspirasi
Warga Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg mengeluhkan kondisi Jalan desa yang berlokasi di Kampung Cisarua menuju Kampung Citempuan yang baru 2 minggu  dibangun kini sudah rusak lagi.

Salah satu ketua RT di wilayah itu, Gebeng, menyayangkan keberadaan jalan desa yang belum lama dibangun tetapi hampir di sepanjang jalan keadaannya sudah rusak lagi.”  Padahal jalan itu sangat  dinantikan warga, namun kualitas pengerjaannya terkesan asal-asalan,” kata Gebeng kepada Jurnal Bogor, baru baru ini.

Lanjut Gebeng membeberkan, bahwa jalan yang baru di aspal sudah terlihat hancur dan tidak sesuai dengan anggaran sebesar Rp 353.187.750. “Seharusnya pengerjaannya bisa sepanjang  900 meter, itu malah hanya dibangun 600 meter,” beber Gebeng.

Perlu diketahui, sebut Gebeng, warga desa dari dulu sangat mendambakan adanya jalan dengan kualitas bagus. “Akses jalan itu dibuka beberapa tahun lalu, karena warga Kampung Sirna, Cigaling dan Kampung Cisarua sebelumnya masih  terisolir,” kata dia.

Tak hanya itu, beber Gebeng lagi, jalan tersebut baru satu minggu diaspal namun terlihat sudah banyak yang rusak.” Sebelum rusaknya bertambah parah, kami harap pihak pemerintah desa untuk segera memperbaiki jalan tersebut,” harapnya.

Bukan hanya ketua RT, bahkan Sekretaris BPD Desa Banyuresmi Arip,  mempertanyakan transparansi kinerja Kepala Desa Banyuresmi lantaran dan kurang komunikasi dengan BPD sehingga terkesan tidak adanya keterbukaan.

Arip yang akrab dipanggil Ucu, mencontohkan seperti bangunan jalan Cisarua Citempuan. “Tahu tahu sudah muncul. Pihak desa terkesan tertutup masalahnya  informasi sekecil apapun kami tidak mengetahui,” ucap Ucu.

Padahal, lanjut Ucu, kepala Desa Banyuresmi pada masa kampanye pernah mengatakan, bersama membangun desa, terutama soal transparansi. “Nyatanya, jangankan masyarakat, BPD saja tidak tahu,” keluhnya. “Kami hanya ingin bersinergi untuk membangun desa bareng bareng sesuai bidang dan tugas fungsinya,” tutup Ucu.

Ketidakpuasan jalan desa juga dikeluhkan staf Desa Banyuresmi, Iyang. Dia mengaku tidak puas dengan pembangunan jalan desa yang kini tengah menjadi perbincangan warga. “Kami dari pihak desa juga keberatan dan menyayangkan dengan pembangunan tersebut sangat kurang bagus. Kami juga pernah komplain masalah mesin yang waktu itu pake baby roler yang kekuatannya hanya untuk jalan lingkungan,  kami juga kurang puas ini,” ujar Iyang.

Ditempat yang sama Sekretaris Desa Kiki mengatakan, pembangunan jalan desa yang keluhkan warga sudah dikonsultasikan dengan pihak pemborong. “Bangunan jalan tersebut belum ada serah terima antara pemborong  dengan pemerintah  desa, karena masih garansi   pihak pemborong siap untuk  memperbaiki jalan aspal hotmix tersebut,” janjinya.

Menurut Kiki, masalah jalan desa yang sudah mengalami kerusakan sudah disampaikan langsung dan dalam waktu dekat ini pihak pemborong dipastikan untuk segera memperbaikinya.

** Arip Ekon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here