Tak Mampu Beli Beras, Satu Keluarga di Desa Cipicung Makan Terigu Goreng

0

Cijeruk|Jurnal Inspirasi

Nasib nahas menimpa Leni (30) warga Kampung Totopong, RT05 /01, Desa Cipicung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Ibu yang diketahui memiliki suami seorang perantau di Jakarta ini, terpaksa harus mengganjal perut dirinya dan juga ketiga orang anaknya dengan memakan terigu goreng yang dicampur sedikit gula agar tak kelaparan.

Bukan tanpa alasan, Leni mengatakan tak punya pilihan lain karena tidak memiliki uang untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Bahkan, dirinya tak jarang mengandalkan pemberian singkong dari tetangga untuk dijadikan santapan sehari-hari.

Ditemui di kediamannya, Leni mengaku tidak memiliki uang untuk mencukupi keseharian dirinya dan ketiga anaknya. Sang suami yang bekerja sebagai kuli bangunan di Jakarta sudah lama tak mengirimkan uang.  “Suami sudah lama gak pulang, dan gak kirim uang juga. Saya terpaksa bikin tembleg terigu (terigu goreng, red) untuk mengganjal perut anak saya yang lapar,” katanya saat ditemui wartawan.

Disinggung mengenai bantuan pemerintah, Leni mengungkapkan, hingga saat ini, bantuan yang dijanjikan pemerintah tidak kunjung tiba.  “Belum ada bantuan, sampai saat ini belum datang juga. Padahal kami sangat membutuhkannya,” paparnya.

Sementara, saat dikonfirmasi hal tersebut ke Pemerintah Desa (Pemdes) Cipicung, Kades Cipicung Eli Suherli sedang tak berada di kantornya. Bahkan, Kantor Desa Cipicung nampak sangat sepi dan terkunci, padahal masih jam kerja.

Mirisnya lagi, pantauan dalam kantor desa terdapat banyak tumpukan beras. Ketika dikonfirmasi melalu pesan singkat WhatsApp (WA) dan Short Message Service (SMS), kades tidak  memberikan keterangan.

** Dede Suhendar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here