RS Darurat di Kemang Akhirnya Diresmikan

0
58

Kemang | Jurnal Inspirasi

Sempat mundur pembangunan rumah sakit darurat Wisma Kemendagri Kemang, akhirnya pada Senin (18/5), Bupati Bogor meresmikan tempat dimana untuk merawat dan mengisolasi pasien ODP dan PDP di wilayah Kabupaten Bogor. Untuk kapasitasnya bisa menampung 84 ruangan dengan fasilitas lengkap dan didampingi dokter spesialis dan perawat 24 jam.

“Karena kita tahu kalau dirawat di rumah sakit merasa orang sakit, barang kali ini menjadi solusi bahwa lokasi ini menjadi alternatif sebagai isolasi buat odp dan PDP ringan,” kata Ade Yasin usai meresmikan Wisma Kemendagri sebagai rumah sakit darurat.

Ade juga menjelaskan, wisma ini atas izin Kemendagri langsung dan sudah dilengkapi alat lain sebagai penunjang fasilitas setiap harinya. “Kalau saya berharap tidak terpakai tapi ini untuk jaga-jaga kalau ada rumah sakit yang kekurangan ruangan disini bisa khusus ODP dan PDP, namun kalau masyarakat masih bandel, contoh berkerumun di pasar untuk tingkat terjangkit bisa lebih tinggi,” jelasnya.

Kapasitas ruangan Wisma Kemendagri sendiri mampu menampung 84 pasien dengan rincian ODP 64 ruangan dan 20 buat PDP. Bahkan, ruangan ini sangat mudah aksesnya berada di jalan utama Kemang-Parung. “Lebih lengkap RS ini untuk mengurangi beban rumah sakit dan dokter disana sudah kelelahan, makanya ini yang ringan masuk kesini tapi tidak untuk anak-anak, namun dihuni dengan umur diatas 15 tahun,” jelas Bupati.

Lebih lanjut ia menuturkan, jumlah dokter ada tiga, satu spesialis paru, dua dokter umum, perawat 14 dan cleaning service 20 orang. “Ada satu lagi isolasi di wilayah selatan dibangunkan swasta di gedung Pusat Diklat juga, karena yang Wisma Kemendagri ini buat zona Barat dan Utara, sedangkan di Timur masih ada RSUD Cileungsi,” tutupnya.

** Cepi Kurniawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here