Reva Fokus Jalani Latihan Mandiri

0
35

Cisarua | Jurnal Inspirasi

Pemain sepakbola putri kelahiran Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, yang saat ini tergabung dalam skuat Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Jawa Barat, untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, yakni Reva Octaviani, harus menjalani program latihan secara mandiri di rumah, sesuai dengan program latihan yang diberikan tim pelatih sepakbola putri ‘Tanah Pasundan’ selama masa pandemi Covid-19 belum berakhir.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Wawan Hikal Kurdi, yang merupakan tentangga Reva Octaviani, Minggu (17/5). “Sekarang ini, Reva Octaviani, harus berlatih secara mandiri di rumah. Hal itu dikarenakan belum meredahnya penyebaran wabah Covid-19 di Jawa Barat. Sehingga tim pelatih memutuskan untuk memulangkan pemain sepakbola putri Jawa Barat di masa pandemi ini,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Wanhai itu menjelaskan, jika Reva tetap aktif berlatih secara mandiri dirumah. Mulai dari latihan fisik, teknik, skill dan program latihan lain-lainnya. Apalagi sambung Wanhai, tim pelatih terus intens memberikan program latihan kepada Reva secara kontinyu selama masa pandemi Covid-19.

“Pemulangan pemain yang dilakukan tim pelatih itu sangat baik. Karena bukan hanya cabor sepakbola saja yang atletnya dipulangkan untuk menjalani program latihan mandiri. Tapi semua cabor, termasuk cabor paralayang dan gantole,” tegasnya.

Wanhai menginginkan, pemain sepakbola asal Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor itu, harus bisa lebih giat berlatih dalam menjaga performanya. Terlebih, dalam hal menjaga kebugaran, serta kesehatan, selama menjalani program latihan mandiri yang diberikan tim pelatih dimasa-masa pandemi Covid-19 ini.

Sementara itu, Reva Octaviani, mengaku enjoy dalam menjalani program yang diberikan tim pelatih selama berlatih mandiri di rumah. Hanya saya, tambah Reva latihan sedikit kurang seru karena tidak seperti bisanya berlatih dengan teman-teman satu tim sepakbola putri Jawa Barat.

“Enjoy saja walau berlatih secara mandiri. Tapi memang sedikit kurang seru latihannya. Karena tidak bisa langsung berlatih seperti biasa di lapangan bersama teman-teman satu tim sepakbola putri Jawa Barat,” kata Reva. 

** Asep Syahmid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here