WO Kabita Banting Setir Buat Peti Mati

0
70

Cibungbulang | Jurnal Inspirasi

Pandemi Covid 19 membuat sebuah usaha wedding organizer (WO) Kabita Wedding banting stir yang awalnya usaha dekorasi untuk pesta pernikahan, namun kini membuat peti mati jenazah korban Covid-19 di Kampung Jakimun, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang.

Seperti diungkapkan salah satu karyawan Bagus Triawan bahwa semenjak adanya pandemi ini usaha dekor Kabita  milik bosnya itu terhenti karena adanya larangan untuk pesta pernikahan saat pandemi Covid-19. “Sudah 4 tahun usaha WO namun baru kali ini (Corona) terkena dampaknya banyak yang dicancel jadwal oleh pelanggan,”kata Bagus kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Pandemi Covid-19 membuat pemilik usaha memutar otak dan akhirnya membuka usaha dadakan membuat peti mati khusus Covid-19. “Sebelumnya saya gak punya keterampilan buat peti mati, saya furniture awalnya, dekor nikahan,” katanya..

Prosesnya sendiri mulai dari pemotongan kayu, perakitan, pengecatan hingga pengeringan dilakukan di satu tempat yakni sebuah lahan bekas usaha pencucian mobil. “Bagian dalam peti mati itu juga dipasangi busa dan kain khusus berbahan plastik,” kata Bagus.

Sementara peti mati ini sudah dipesan rumah sakit umum daerah yang jadi rujukan penangan Covid-19. “Seperti RSUD Cibinong dan RSUD Kota Bogor,” kata Bagus.

Pemesanan pun, kata dia, jarang yang datang per orangan, kebanyakan datang dari dinas-dinas pemerintah daerah. “Bahkan pemesanan peti mati khusus jenazah Covid-19 ini juga datang dari berbagai daerah dari luar Bogor,” katanya mengakhiri.

** Cepi Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here