PODSI Jabar Resmi Pulangkan Tim Pelatda

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi  

Tujuh atlet dayung binaan Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Kabupaten Bogor, yang tergabung dalam tim Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Jawa Barat, untuk Pekan Olahraga (PON) XX Papua, resmi dipulangkan pada pekan lalu. Bahkan ketujuh pedayung tersebut, disarankan untuk menjalani program latihan secara mandiri, sesuai dengan program yang diberikan tim pelatih dayung Jawa Barat.

Ketujuh pedayung yang telah dipulangkan karena alasan untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus Covid-19 tersebut di antaranya Reski Wahyuni, Aida Setianingsih, Al Jubah, Erdiansyah, Cherina Maharani, Shita Dewi, dan Iza Tahri Hutabarat. Hal itu dikatakan Ketua Podsi Kabupaten Bogor, Solahudin, akhir pekan kemarin. 

“Terhitung dari pekan lalu, semua atlet yang tergabung dalam skuat dayung Jawa Barat, sudah dipulangkan oleh tim pelatih. Sehingga para atlet tersebut harus menjalani program latihan secara mandiri, sesuai dengan program latihan yang diberikan pelatih selama dirumahkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program latihan yang sekarang sedang dijalani atlet selama dirumahkan, tentunya lebih kepada menjaga fisik, kebugaran, serta kesehatan. Karena sambung Solahudin, itu semua dilakukan agar performa atlet tetap terjaga dengan baik dimasa-masa pandemi penyebaran wabah virus Covid-19 ini. Apalagi, saat mereka kembali bergabung ke tim Pelatda, para atlet langsung akan mengikuti seleksi degradasi lagi. Jadi kesehatan, fisik, dan juga kebugaran dari atlet harus bisa dijaga dengan baik.

“Tes untuk seleksi degradasi atlet masih tetap dilakukan oleh tim pelatih, ketika seluruh atlet Pelatda dayung Jawa Barat nanti bergabung kembali pada 1 Juni mendatang. Jadi saya ingin tujuh atlet binaan Pengcab Podsi Kabupaten Bogor, harus tetap konsisten dalam berlatih selama dirumahkan,” tegasnya.

Solahudin melanjutkan, kalau dilakukannya kembali tes seleksi degradasi atlet tersebut, tujuannya adalah mencari yang terbaik, dan siap menyumbangkan medali untuk tim dayung Jawa Barat. Jadi, kesimpulannya, bukan karena atlet itu sudah lolos bisa tetap bertahan, tapi tim pelatih ingin mencari yang terbaik lagi.

“Walaupun mereka sudah lolos. Tapi pelatih masih tetap harus mencari yang terbaik, dan yang siap untuk meraih medali dari setiap kelas yang pertandingan di ajang PON mendatang,” jelas Solahudin.

Untuk atlet Kabupaten Bogor, lanjut Solahudin, Pengcab pastinya akan juga memberikan program latihan kepada para atlet. Bahkan, rencanannya, mulai pekan depan ketujuh atlet ini akan menjalani program latihan di Situ Cikaret, Cibinong. Hal itu dilakukan, agar performa atlet terjaga dengan baik, ketika nanti meraka harus kembali ke tim Pelatda Dayung Jawa Barat, pada 1 Juni mendatang.

“Selain latihan dirumah, atlet kita juga akan menjalani program latihan di Situ Cikaret. Apalagi intensitas pergerakan manusia di Situ Cikaret cukup sedikit dimasa-masa pandemi Covid-19 ini. Jadi kita harus bisa memanfaatkannya dengan baik, sebelum mereka kembali ke tim Jawa Barat,” pungkasnya.

** Asep Syahmid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here