Tak Ada Tarawih di Masjid Raya

0
185

Bogor | Jurnal Inspirasi

Wabah Covid-19 yang hingga kini belum mereda, membuat DKM Masjid Raya Bogor meniadakan sementara shalat tarawih berjamaah dan buka puasa bareng pada bulan Ramadhan tahun ini. “Di Masjid Raya Bogor sesuai hasil rapat pengurus, karena saat ini belum ada keputusan kondisi kondusif dari pihak berwenang, maka off tidak ada kegiatan,” ujar Ketua DKM Masjid Raya Bogor, Ahmad Fathoni kepada wartawan, Selasa (21/4).

Menurut dia, kedua kegiatan tersebut ditiadakan karena berpotensi menimbulkan kerumunan orang di tengah bahaya penularan virus Corona. “Kami kan nggak bakal bisa menjamin kondisi kesehatan orang yang datang nanti. Apakah mereka sehat dan tak terinfeksi Covid-19 atau tidak,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Endah Purwanti mengatakan bahwa kebijakan meniadakan tarawih berjamaah dan buka puasa bersama merupakan langkah yang tepat dalam mencegah semakin meluasnya pandemi Covid-19.

“Dalam kondisi darurat seperti ini lebih baik dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarga. Hal serupa pun pernah terjadi saat zaman sahabat Nabi Muhammad saw, dimana ada wabah penyakit mematikan yang menyebabkan banyak manusia meninggal. Bahkan dalam Sirah sahabat sampai tidak ada hajian,” ujar Endah.

Politisi PKS ini menyatakan bahwa ibadah di rumah takkan menghilangkan esensi utama dalam beribadah. “Ini demi kebaikan bersama. Pengambil keputusan tertinggi dalam ijtima ulama adalah MUI dalam hal peribadatan, dan putusan itu disetujui pemerintah. Jadi wajib mengikuti keputusan pemerintah,” paparnya.

Endah menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor harus bekerjasama dengan MUI dan kepolisian serta TNI untuk terus melakukan sosialisasi dan imbauan agar warga menjalankan ibadah di rumah masing-masing.n

Fredy Kristianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here