Kades Minta Pemilik Workshop Silaturahmi ke Kantor Desa

0
217

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Bangunan yang menyerupai pabrik di Kampung Cikupa, Desa Bojong Nangka, Gunung Putri rupanya akan dijadikan workshop milik PT.Gaspro Sentraco. Pihak desa pun meminta pemilik workshop untuk datang ke kantor desa guna memperlihatkan izin lingkungan yang mengklaim sudah ada. Saat Jurnal Bogor menyambangi PT.Gaspro Sentraco, Hendra, salah seorang pekerja disana mengatakan untuk soal perizinan sudah ditempuh sejak tahun 2018 bahkan sudah sampai ke Pemda.

“Yang mengurus izin sih bukan saya tapi pak Wali, hanya saja setau saya semua izin sudah ditempuh sejak tahun 2018 lalu. Bahkan sudah sampai ke DPMPTSP. Jadi tidak mungkin kami belum punya izin lingkungan,dan belum lama ini juga jajaran Desa seperti LPM, Kadus dan RT/RW baru saja mendatangi tempat ini. Untuk lebih jelasnya nanti konfirmasi langsung dengan pak Wali karena beliau yang mengurus masalah perizinan,” jelasnya.

Lanjut Hendra, bangunan ini nantinya akan jadi workshop pabrikasi dan walaupun izinnya sudah lama ditempuh tapi memang baru dibangun saat ini. Terpisah Kades Bojong Nangka, H.Amir Arsyad mengatakan bahwa memang betul jajarannya mendatangi perusahaan tersebut, namun pihak perusahaan tidak bisa menunjukkan izin lingkungan yang katanya sudah ditempuh.

“Kami sebagai pihak desa hanya meminta pemilik atau siapa pun yang mewakili untuk datang dan silaturahmi ke desa. Jika memang izin itu sudah ditempuh sejak lama perlihatkan karena sebelum saya jadi Kades dulu saya menduduki jabatan sebagai Kadus dan memang pernah ada yang datang pada saya dulu (saat jadi kadus-red). Namun sampai saya jadi Kades tidak berjumpa lagi, hanya pemberitahuan secara lisan saja,” ucap H.Amir

“Barangkali ada warga kami yang bisa dipekerjakan di sana, silaturahmi lah ke kantor desa agar antara CSR dan Pemdes bisa bersinergi dengan tujuan membangun desa,” ungkasnya.

Nay Nur’ain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here