Pesan Ade Yasin di HUT Pemadam Damkar Harus Profesional

0
141

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Pemadam Kebakaran atau Fire Brigade, Selasa (17/03) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 101.  Tahun 2020 ini, Kabupaten Bogor dipercaya menjadi tuan rumah peringatan tingkat Jawa Barat.

“101 tahun usia yang sudah matang, saya mengajak semua pemangku kebijakan  menjadikan pemadam kebakaran sebagai perangkat daerah yang professional, modern dan terlatih,” kata Ade, kemarin.

Ade mengatakan, sebagai Satuan Perangkat Daerah (SKPD) barisan terdepan dalam memberikan perlindungan kepada  masyarakat dalam kondisi kedaruratan, pemadam kebakaran telah menunjukan kinerja yang luar biasa.

“Petugas Damkar selalu hadir dalam setiap kejadian yang membahayakan kondisi manusia, bertugas melebihi jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) umumnya dengan membangun kesiapsiagaan selama 24 jam, tanpa mengenal hari libur,” ujarnya.

Ade mengungkapkan, tugas dan fungsi (Tupoksi) Pemadam Kebakaran, bukan sekedar memadamkan saja, tapi banyak hal yang dikerjakan.

“Wilayah tugas pemadam kebakaran tidak hanya melakukan pemadaman saja, secara luas pemadam kebakaran juga terlibat aktif dalam berbagai upaya penyelamatan seperti membantu penanganan banjir, penaganan kecelakaan bahkan sampai kepada animal rescue,” katanya.

Ade pun menegaskan, budaya kerja tim pemadam merupakan contoh yang baik bagi ASN dalam lingkup pemerintah daerah.  “Dari sudut budaya kerja, pemadam kebakaran telah menjadi contoh yang baik bagi seluruh ASN. Apalagi mereka memiliki moto sangat menyentuh, di mana menjadi pemadam kebakaran bukanlah cita-cita melainkan panggilan jiwa. Pengabdian mereka layak mendapatkan apresiasi,” ungkapnya

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Ma’mur mengatakan, kondisi saat ini, SKPD yang dipimpinnya itu masih kekurangan personil dan armada.

“Wilayah Kabupaten Bogor kan sangat luas ditambah jumlah penduduknya yang padat. Kondisi ini tentunya membutuhkan personil dan armada dengan jumlah ideal.Namun, untuk personil saat ini baru ada 300 orangan berikut staf,” katanya.

Namun demikian, untuk mensiasati kekurang personil dan armada, kata Ma’mur, sejak beberapa tahun lalu, Damkar telah membentuk delapan sektor di sejumlah wilayah.

“Pembentukan sektor itu tujuannya, agar ketika terjadi kebakaran bisa cepat ditangani sambil menunggu bantuan dari Posko Cibinong, sebagai pusat kendali dan bantuan dari tim Damkar wilayah lain,” tutupnya.

Mochamad Yusuf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here