Waspada, Warga di Ciampea Terserang Cikungunya

0
122

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Sebanyak 16 orang warga Sinagar RT 02, R W 07 Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea,  terkana penyakit Chikungunya yaitu seluruh badan kaku seperti lumpuh. Diungkapkan Endah (40) yang mengalami lumpuh mendadak, mengaku sejak Minggu (8/3) bagian persendiannya terasa kaku hingga tidak bisa digerakkan. Tak hanya dirinya, kedua anaknya yakni Samsul (12) dan Lukman (9) juga mengalami penyakit yang sama.

Keluarga sempat berobat ke Puskesmas dan oleh dokter diberikan obat. Namun, hingga kini kondisi badan masih lemas belum ada perubahan. “Bukan keluarga saya saja yang menderita penyakit seperti Chikungunya. Tapi, ada satu RT yang menderita penyakit yang sama. Saya berharap ada perhatian dari Dinas Kesehatan agar warga yang sakit bisa cepat pulih,” kata Endah.

Kepala Desa Cihideung Udik, Deny mengatakan warga yang mengalami lumpuh mendadak diduga terkena penyakit Chikungunya. Awalnya ada tujuh orang  sekarang bertambah menjadi 16 orang.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke UPT Kesehatan dan Kecamatan Ciampea,”kata Deny.

Ia juga menjelaskan bahwa banyaknya warga yang mengalami penyakit lumpuh mendadak itu lantaran penyebarannya melalui nyamuk. “Akibat buruknya drainase juga kebersihan lingkungan, jadi penyebarannya cepat. Maka kami mengajk warga untu meningkatkan bersih- bersih lingkungan,” katanya.

Bupati Bogor  Ade Yasin mengaku sudah mendapatkan laporan dari Camat akan ada warga yang  terkena gejala penyakit Chikungnya di Desa Cihideung Udik. Total ada 17 pasien, tapi sudah berangsur- angsur sembuh ia pun meminta kepada dinas terkait untuk ikut memantau perkembangannya.

“UPT Kesehatan harus banyak kordinasi dengan Camat dan Kades, ketika ada warga yang sakit bisa cepat di tanggani. Disini lah pentingnya kordinasi,” tegasnya.

Ia juga mengimbau di musim pancaroba ini warga menjaga kesehatan dan kegiatan Jumsih di kecamatan dan desa lebih di tingkatkan lagi. “Jaga kesehatan dan lingkungan, itu kuncinya agar tidak mudah terkena penyakit. Dan sampai saat ini saya baru mendapatkan laporan dari satu desa di Kecamatan Ciampea,”pungkasnya.

Cepi Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here