Perkuat Naluri Agribisnis, PPMKP Ajak Petani Milenial Datangi Duta Petani Milenial

0
165
Para petani milenial berpose bersama.

Cianjur | Jurnal Bogor

Sebanyak 37 orang petani milenial peserta Pelatihan Manajemen  Agribisnis Bagi Petani Milenial yang dihelat PusatPelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian  (PPMKP) pada 16-26 Februari 2020 diajak melakukan kunjungan ke Mitra Tani Parahyangan (MTP) sebuah perusahaan bergerak di bidang hortikultura di Kecamatan Warung kondang Kabupaten Cianjur yang dikelola Sandi Octa Susila, Duta Petani Milenial Kementerian Pertanian, Senin (24/2).

Disambut udara dingin, para Petani Milenial  yang berasal dari ProvinsiJawa Barat, DKI, Banten, dan Jawa Tengah ini disuguhi pemandangan hamparan luas lahan perkebunan yang dikelola petani yang tergabung di MTP.

Sandi memaparkan, kunci sukses bisnis di bidang pertanianyang ia jalankan dalam mengelola usahanya yakni penggunaan Kanvas Model Bisnis, suatu kerangka kerja yang membahas model bisnis dengan disajikan dalam bentuk visual merupakanlukisan, agar dapat dimengerti dan dipahami dengan mudah.

Secara terbuka pula Sandi berbagi kisah susah danmanisnya menjadi Petani dalam  usia mudanya, memimpin MTP perusahaan yang didirikannya di tahun 2015, membina sekitar 350 orang petani untuk bergabung sebagai pemasok sayur dan buah untukkemudian memasarkan produk tersebut ke supermarket, ritel serta hotel-hotel yang ada di Cianjur, Jakarta, dan Bogor.

Atas kesuksesannya, pemuda berusia 27 tahun ini dinobatkan menjadi Duta Petani Milenial pada 2019 oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan)  yang diakuinya bukan hal  mudah. Label Duta Petani Milenial yang disandangnya diterimanya sebagai penghargaan yang bukan hanya membanggakan tetapi juga memberinya amanah besar yang mengharuskannya menjadi teladan anak muda seluruh penjurunegeri.

“Sayaharus bisa dijadikan sebagai contoh teladan petani muda dan menginspirasi serta menggerakan para pemudatani di seluruh negeriuntuk senantiasa aktif berinovasi di bidang pertanian, “ ujarnya.

Iaberharap generasi muda di bidang pertanian selalu yakin kalau usaha dilakukan dengan kerasa akan berhasil. “Harapan saya untuk generasi muda di bidang pertanian, kita harus yakin bahwasanya tak ada hasil yang menghianati usaha keras kita, “ ucap Sandi.

Sejak mencanangkan target mencetak satu juta petan imilenial, Kementan melalui BPPSDMP terusmenggiatkan program Penumbuhan danPenguatan PetaniMilenialuntukmenumbuhkan minat generasi muda bekerja di bidangpertanian. Pelaksanaan program inidigerakkan di seluruhprovinsi di Indonesia dimulaidari Aceh sampaike Papua.

Terkait target ini, mengutip ungkapan MenteriPertanian (Mentan)  SyahrulYasinLimpo (SYL) ia akan mencari cara agar milenial tertarik mengelola pertanian baik di hulu maupun hilir. Mentan mengungkapkan akan mendorong anak – anak milenial menjadi entrepreneur dan meyakinkan merekaba hwamenjadi petani tidak harusmemiliki lahanluas, tapimemanfaatkanl ahannya yang ada untuk bercocoktanam.

YudiIlys- RG/PPMKP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here