Elly Rachmat Yasin Bawa Suara Dapil

0
200

Cisarua | Jurnal Bogor

Guna pengembangan usaha, ratusan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Bogor dilatih Kementrian Perindustrian Republik Indonesia, di Hotel Grand Ussu, Cisarua, Senin (24/2).

Direktur IKM Kimia, Sandang, Kerajinan dan Aneka pada Kementrian Perindustrian, Ratna mengatakan, pihaknya melirik potensi IKM yang ada di Bumi Tegar Beriman.

“IKM di Kabupaten Bogor dengan variasi kegiatan yang bermacam-macam ini memiliki potensi yang bagus untuk dikembangkan agar meramaikan pasar produk lokal,” ujar Ratna kepada Jurnal Bogor usai pembukaan pelatihan, kemarin.

Ia menerangkan, ragam jenis dan juga terus meningkatnya IKM membuat pemerintah membuka pintu untuk para usaha tersebut semakin berkembang. 

“IKM Kabupaten Bogor ini terkenal kreatif dan industrinya maju, ada alas kaki, rajut dan konveksi terkenal di sini. Kami akan membuat ekosistem dimana diberikan fasilitas IKM untuk mendapatkan banyak akses yakni pembiayaan, bahan baku dan pasar,” terangnya.

Senada, Anggota DPR RI Komisi VI Elly Rachmat Yasin mengatakan, potensi IKM luar biasa sehingga wajib untuk diperhatikan untuk pengembanganya.

“IKM di Kabupaten Bogor itu jumlahnya belasan ribu. IKM ini bersentuhan langsung dengan perekonomian berbasis kerakyatan sehingga wajib bagi pemerintah hadir ditengah-tengah untuk pengembangan para pelaku usaha tersebut,” tegas Elly.

Wakil Sekertaris Fraksi PPP MPR RI ini menerangkan, pemerintah bukan hanya konsen terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) tapi juga faktor lain untuk menghidupkan IKM.

“Para pelaku IKM sekarang mesti mengikuti perkembangan jaman dengan pasar hasil produksinya secara online alias e-commerce. Bukan hanya itu, untuk permodalan ada yang namanya Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diluncurkan oleh salah satu BUMN yakni Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (BRI),” terangnya.

Lebih lanjut anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Bogor ini menjelaskan, upaya untuk proses perijinan juga telah dilakukan perampingan oleh pemerintah pusat.

“Omnibus law itu jelas mempermudah IKM maupun UMKM dalam perijinan, sebab ada perampingan ijin yang telah dilakukan oleh pemerintah,” kata Elly.

Sementara itu, Kapala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor, Nuradi mengungkapkan, pelatihan tersebut melibatkan ratusan IKM yang tersebar di wilayah Bumi Tegar Beriman.

“Pelatihan itu melibatkan 120 IKM yang mewakili 40 kecamatan di Kabupaten Bogor. Yang mengikuti pelatihan itu IKM olahan roti, sulam rajutan, konveksi jaket, service kendaraan, sandang pangan dan olahan kopi,” ungkap Nuradi.

Lebih lanjut mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Bogor ini memaparkan, pelatihan tersebut diharapkan menjadi gerbang IKM untuk semakin maju dalam usaha yang digelutinya.

“Pelatihan sudah dilakukan mulai dari peningkatan SDM sampai pengemasan. Kami juga memberikan bantuan alat untuk para IKM agar terus berkembang lebih baik lagi,” paparnya.

Noverando H

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here